Skip to content
December 21, 2010 / phenomea

Surah Al Baqarah, ayat 251-260

By Allah’s will, they routed them: and David slew Goliath; and Allah gave him power and wisdom and taught him whatever (else) He willed. And did not Allah check one set of people by means of another, the earth would indeed be full of mischief, but Allah is full of bounty to all the worlds. (251)
Oleh sebab itu, mereka dapat mengalahkan tentera Jalut dengan izin Allah dan Nabi Daud (yang turut serta dalam tentera Talut) membunuh Jalut dan (sesudah itu) Allah memberikan kepadanya (Nabi Daud) kuasa pemerintahan dan hikmat (pangkat kenabian) serta diajarkannya apa yang dikehendakiNya dan kalaulah Allah tidak menolak setengah manusia (yang ingkar dan derhaka) dengan setengahnya yang lain (yang beriman dan setia) nescaya rosak binasalah bumi ini; akan tetapi Allah sentiasa melimpah kurniaNya kepada sekalian alam. (251)

These are the signs of Allah; We rehearse them to thee in truth: verily thou art one of the Messengers. (252)
Itulah ayat-ayat keterangan Allah yang kami bacakan ia kepadamu (wahai Muhammad) dengan benar dan sesungguhnya engkau adalah salah seorang dari Rasul-rasul (yang diutuskan oleh) Allah. (252)
Those messengers We endowed with gifts some above others: to one of them Allah spoke; others He raised to degrees (of honour); to Jesus the son of Mary We gave clear (Signs) and strengthened him with the Holy Spirit. If Allah had so willed, succeeding generations would not have fought among each other, after clear (Signs) had come to them, but they (chose) to wrangle, some believing and others rejecting. If Allah had so willed they would not have fought each other; but Allah fulfilleth His plan. (253)
Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebahagian daripada mereka atas sebahagian yang lain (dengan kelebihan-kelebihan yang tertentu). Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata dengannya dan ditinggikanNya (pangkat) sebahagian daripada mereka beberapa darjat kelebihan dan Kami berikan Nabi Isa Ibni Mariam beberapa keterangan kebenaran (mukjizat), serta Kami kuatkan dia dengan Rohulqudus (Jibril) dan sekiranya Allah menghendaki nescaya orang-orang yang datang kemudian daripada Rasul-rasul itu tidak berbunuh-bunuhan sesudah datang kepada mereka keterangan-keterangan (yang dibawa oleh Rasul mereka). Tetapi mereka bertelingkah, maka timbullah di antara mereka: Orang yang beriman dan orang yang kafir. Dan kalaulah Allah menghendaki tentulah mereka tidak berbunuh-bunuhan; tetapi Allah melakukan apa yang dikehendakiNya. / (253)
O ye who believe! spend out of (the bounties) We have provided for you before the Day comes when no bargaining (will avail) nor friendship nor intercession. Those who reject faith they are the wrong-doers. (254)
Wahai orang-orang yang beriman! Sebarkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu, sebelum tibanya hari (kiamat) yang tidak ada jual beli padanya dan tidak ada kawan teman (yang memberi manfaat), serta tidak ada pula pertolongan syafaat. Dan orang-orang kafir, mereka itulah orang-orang yang zalim. (254)
Allah! there is no Allah but He―the living, the Self-subsisting, Eternal. No slumber can seize him nor sleep. His are all things in the heavens and on earth. Who is there can intercede in His presence except as He permitteth? He knoweth what (appeareth to His creatures as) Before or After or Behind them. Nor shall they compass aught of His knowledge except as He willeth. His Throne doth extend over the heavens and the earth, and He feeleth no fatigue in guarding and preserving them. For He is the Most High, the Supreme (in glory). (255) *the Verse of the Throne
Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan (sekalian makhlukNya). Yang tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) di sisiNya melainkan dengan izinNya. Yang Mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari (kandungan) ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki (memberitahu kepadanya). Luasnya Kursi Allah (ilmuNya dan kekuasaanNya) meliputi langit dan bumi dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya. Dan Dialah Yang Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya). (255) *Ayat Kursi

Let there be no compulsion in religion. Truth stands out clear from Error; whoever rejects Evil and believes in Allah hath grasped the most trustworthy hand-hold, that never breaks. And Allah heareth and knoweth all things. (256)
Tidak ada paksaan dalam agama (Islam) kerana sesungguhnya telah nyata kebenaran (Islam) dari kesesatan (kufur). Oleh itu, sesiapa yang tidak percayakan Taghut dan dia pula beriman kepada Allah, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada simpulan (tali agama) yang teguh yang tidak akan putus dan (ingatlah), Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui. (256)
Allah is the Protector of those who have faith: from the depths of darkness, He will lead them forth into light. Of those who reject faith the patrons are the Evil Ones: from light they will lead them forth into the depths of darkness. They will be companions of the fire, to dwell therein (for ever). (257)
Allah Pelindung (Yang mengawal dan menolong) orang-orang yang beriman. Ia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kufur) kepada cahaya (iman) dan orang-orang yang kafir, penolong-penolong mereka ialah Taghut yang mengeluarkan mereka dari cahaya (iman) kepada kegelapan (kufur). Mereka itulah ahli Neraka, mereka kekal di dalamnya. (257)
Hast thou not turned thy thought to one who disputed with Abraham about his Lord because Allah had granted him power? Abraham said: “My Lord is He Who giveth life and death.” He said: “I give life and death.” Said Abraham: “But it is Allah that causeth the sun to rise from the East: do thou then cause him to rise from the West?” Thus was he confounded who (in arrogance) rejected faith. Nor doth Allah give guidance to a people unjust. (258)
Tidakkah engkau (pelik) memikirkan (wahai Muhammad) tentang orang yang berhujah membantah Nabi Ibrahim (dengan sombongnya) mengenai Tuhannya, kerana Allah memberikan orang itu kuasa pemerintahan? Ketika Nabi Ibrahim berkata: Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan Yang mematikan. Dia menjawab: Aku juga boleh menghidupkan dan mematikan. Nabi Ibrahim berkata lagi: Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, oleh itu terbitkanlah ia dari barat? Maka tercenganglah orang yang kafir itu (lalu diam membisu). Dan (ingatlah), Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim. (258)
Or (take) the similitude of one who passed by a hamlet, all in ruins to its roofs. He said: “Oh! how shall Allah bring it (ever) to life, after (this) its death?” But Allah caused him to die for a hundred years, then raised him up (again). He said: “How long didst thou tarry (thus)?” He said: “(perhaps) a day or part of a day.” He said: “Nay, thou hast tarried thus a hundred years; but look at thy food and thy drink; they show no signs of age; and look at thy donkey: and that We may make of thee a Sign unto the people Look further at the bones, how We bring them together and clothe them with flesh! When this was shown clearly to him he said: “I know that Allah hath power over all things.” (259)
Atau (tidakkah engkau pelik memikirkan wahai Muhammad) tentang orang yang melalui sebuah negeri yang telah runtuh segala bangunannya, orang itu berkata: Bagaimana Allah akan menghidupkan (membina semula) negeri ini sesudah matinya (rosak binasanya)? Lalu dia dimatikan oleh Allah (dan dibiarkan tidak berubah) selama seratus tahun, kemudian Allah hidupkan dia semula lalu bertanya kepadanya: Berapa lama engkau tinggal (di sini)? Dia menjawab: Aku telah tinggal (di sini) sehari atau setengah hari. Allah berfirman: (Tidak benar), bahkan engkau telah tinggal (berkeadaan demikian) selama seratus tahun. Oleh itu, perhatikanlah kepada makanan dan minumanmu, masih tidak berubah keadaannya dan perhatikanlah pula kepada keldaimu (hanya tinggal tulang-tulangnya bersepah) dan Kami (lakukan ini ialah untuk) menjadikan engkau sebagai tanda (kekuasaan Kami) bagi umat manusia dan lihatlah kepada tulang-tulang (keldai) itu, bagaimana Kami menyusunnya kembali kemudian Kami menyalutnya dengan daging. Maka apabila telah jelas kepadanya (apa yang berlaku itu), berkatalah dia: Sekarang aku mengetahuinya (dengan yakin), sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. / (259)
Behold! Abraham said: “My Lord! show me how Thou givest life to the dead. He said: “Dost thou not then believe?” He said: “Yea! but to satisfy my own understanding.” He said: “Take four birds; tie them (cut them into pieces), then put a portion of them on every hill, and call to them; they will come to thee (flying) with speed. Then know that Allah is Exalted in Power, Wise.” (260)
Dan (ingatlah) ketika Nabi Ibrahim (merayu dengan) berkata: Wahai Tuhanku! Perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan makhluk-makhluk yang mati? Allah berfirman: Adakah engkau belum percaya (kepada kekuasaanku)? Nabi Ibrahim menjawab: Bahkan (aku percaya dan yakin), akan tetapi (aku memohon yang demikian ialah) supaya tenteram hatiku (yang amat ingin menyaksikannya). Allah berfirman: (Jika demikian), ambillah empat ekor burung, kemudian kumpulkanlah olehmu (dan cincanglah semuanya). Setelah itu letakkanlah di atas tiap-tiap sebuah bukit sebahagian daripadanya. Kemudian serulah burung-burung itu nescaya semuanya akan datang kepadamu dengan segera dan ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. (260)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: